Wednesday, 22 April 2009

Saya Berlari dan Kembali

Bersedia
Siap
Ya! Saya memang berlari
Dari garis start beralias 'realita'
Menuju titik bertajuk 'cita-cita'
Saya memang berlari
Tapi tidak kencang, tidak pula fokus
Saya terus menoleh ke belakang
Dia tidak berhenti memanggil saya
Dia.. yang seharusnya kutinggalkan
Saya memang berlari
Tapi tidak kencang, malah melambat,
lalu berhenti.

Saya kembali
Menjauhi titik, mendekati garis start
Berharap keadaan kenyataan telah berubah
Berharap kuraup kesenangan dengan dia
Dia.. yang memanggil saya
Dia.. yang tercipta dari kemalasan dan ketakutan
Dia.. yang deharusnya saya tinggalkan
Saya kembali untuknya
Nihil.. dia ternyata semu.. palsu
Saya malah kembali ke dunia fakta yang sama
Dunia logis yang menyakitkan
Saya kembali... menyesal

Saya ingin kembali berlari
bukan berlari untuk kembali

Bersedia
Siap
Ya!
Saya kembali berlari
Menuju titik cita-cita dan mimpi
Tapi saya takut!
Takut lelah
Takut kehabisan nafas
Takut terjatuh di jalan...
Padahal mimpi itu masih jauh
Saya memang berlari
tapi tidak kencang, tidak pula fokus
Saya menoleh lagi ke belakang
Dia memanggil lagi...
Dia yang tercipta dari kemalasan dan ketakutan
Dia yang seharusnya kutinggalkan
Saya memang berlari, melambat..
Lalu berhenti.. lagi

Saya berlari dan kembali
Saya berlari dan kembali
Tidak pernah mencapai mimpi


[Teruntuk rasa malas yang permanen dalam diri saya]
Jakarta, Januari 2009

0 comments:

author

author

About Me

My Photo
farichah
chirpy duckling, petrichor addict, criminal mind, a rookie writer, believed that zombies are exist
View my complete profile

scrap

scrap

once upon

once upon

Friends

follow or not

follow or not

Followers

visitor

visitor

Tinggalkan jejak anda...

doodle

doodle
Powered by Blogger.