Showing posts with label gak penting. Show all posts
Showing posts with label gak penting. Show all posts
Wednesday, 13 March 2013

Divisi Fiksi

Alkisah, seseorang muncul di layar TV memberi kesaksian tentang... Mmm... Lupakan. Yang menarik, orang itu tersenyum seraya berbicara dan satu hal yang lekat dalam ingatan adalah alis kirinya yang hanya setengah. Ya, setengah.

---------------------------------------------------------

Dari buku pelajaran agama, kita tahu tugas malaikat itu sangat banyak dan dibagi menjadi banyak divisi. Misalnya divisi mencatat ini itu, divisi jaga pintu, divisi memberi peringatan, dan lainnya. Tahukah kamu, kalau dulu malaikat juga bertugas membuat, atau lebih tepatnya, mendesain manusia sebelum lahir?

Dalam divisi publishing, malaikat bertugas mencari ide, mengumpulkan data sifat manusia, hingga proses desain manusia. Mereka juga bergerak dikejar deadline yang harus cetak 9 bulan sebelum terbit, atau lebih tepatnya lahir. Dengan Tuhan sebagai pemred sekaligus editor utama, malaikat berkewajiban menuruti semua yang diminta Tuhan, bahkan permintaan yang paling aneh seperti mengganti konten di saat-saat akhir menjelang cetak.

Dengan pekerjaan yang banyak, ditambah lagi pekerjaan mencetak manusia ini, malaikat merasa kerepotan. Apalagi mereka bekerja sebagai freelance, tanpa mendapat imbalan. Sebuah pelayanan masyarakat yang absolut.

Pada suatu hari, para malaikat mengadakan demo besar-besaran di gerbang rumah Tuhan, menuntut haknya. Mereka semua turun ke lapangan. Padahal divisi publishing harus jalan terus memproduksi desain-desain manusia bumi.

Tuhan tidak kehabisan akal. Ia kemudian meminta setan untuk menggantikan posisi malaikat di divisi publishing. Setan menyambut dengan riang gembira tak terkira karena akhirnya bisa bekerja setelah biasa menganggur.

Ah memang setan tak becus. Mereka berbuat semaunya, terutama setan-setan yang kebagian membuat draft wajah manusia. Dengan kuasnya, mereka mengambar wajah-wajah lucu.

Ada yang giginya tidak rapi, jidat terlalu lebar, kumis jarang-jarang, hidung terlalu besar, dan tentu saja, alis yang hanya tumbuh setengah.

Tuhan hanya bisa geleng-geleng kepala. Draft manusia sudah keburu proofprint karena harus segera masuk ke divisi percetakan bayi. Sudah tidak bisa diedit lagi...

Jadi, jangan heran kalau ada orang-orang di sekitar kita yang tidak sempurna dan terlihat lucu. Tapi, mereka tidak sendirian. Mungkin Anda sendiri juga merasa ada campur tangan setan di hidung, lengan, pipi atau noda wajah Anda?

Ada yang giginya tidak rapi, jidat terlalu lebar, kumis jarang-jarang, hidung terlalu besar, dan tentu saja, alis yang hanya tumbuh setengah. Ya setengah.

-----------------------------------------------------

Seseorang dengan alis setengah itu masih memberikan kesaksian atas sesuatu yang saya tidak perhatikan. Saya hanya tertawa kecil, mengambil remote televisi dan mematikannya. Sudah cukup untuk hari ini.


Kedoya, 12 Maret 2013
Tuesday, 14 August 2012

Let's Fuckin Start Again

"Waktu terakhir kita berpisah, aku menatap matamu..." Kata-katanya belum selesai, tapi cukup membuatku kembali membuat mata yang sama seperti yang terakhir ia lihat. Sendu yang buru-buru kuhapus dengan lagu yang mengalun keras mengacak otak. 

"There ain't no glory and there ain't no hope. We will hang ourselves just show us the rope."

Seperti seorang anak kecil yang asik bermain. Saat itulah mainan kesayangannya hilang. Pergi jauh, terlalu jauh untuk digenggam atau dibawa untuk sekedar menemani malam-malam berikutnya. Anak ini tahu mainannya akan hilang, tapi ia menolak untuk merelakan.

"There ain't no scapegoats left to blame. We brought this on ourselves, we could have been the change."

Seperti seorang pecandu yang sudah terlanjur tenggelam dalam kelam. Saat itulah opium di sakunya habis. Hilang, tidak lagi membuat waktunya serasa berjalan lamban dalam kesenangan. Sekarang ia kembali dalam himpitan waktu, himpitan suara-suara fiksi yang tak henti bermunculan. Suara-suara pekikan rasa bersalah.

"So cut our throat, end our live. Let's fuckin start again!"


Kedoya, 14 Agustus 2012


Those lyrics are from "Crucifucks" by Gallows
Sunday, 17 June 2012

Blackbird Fly


Dia tak mampu menjaga hati
Senantiasa bermain dengan jaringnya
Menangkap, dan melepaskannya lagi
Tak jarang meninggalkan luka dalam mangsanya

Dia dan senyumnya
Tidak pernah bermaksud untuk menetap
Bukan berdusta,
Hanya disebar di ladang senja
Menunggu burung-burung kecil terperangkap
Demi sebuah permainan singkat

Ah, kebahagiaan semu
Bagaimana bisa dia menangkapku?
Larutkanku dalam ragamu
Aku telah kehilangan sebagian sayapku
Perih, tapi masih bisa kutahan


Take these broken wings and learn to fly

Mungkin masih bisa kubawa terbang
Biar perlahan tak apa
Menjauh darinya...
Perlahan...

Blackbird fly...
Blackbird fly...
Into the light of the dark black night


Kebon Jeruk, 17 Juni 2012
Wednesday, 2 November 2011

Jack And Sally


“Sepertinya ada yang salah dengan kita?” ungkap Sally suatu hari. Makhluk disebelahnya bangun sambil menggeliat malas “sudahlah, haruskah kita membahas ini berulang kali?” ungkapnya kesal. “Tapi kamu tau kan ini salah?” “Salah sangat salah tapi hei, siapa yang peduli? We’re dead!” ujar Jack seraya mendaratkan ciuman ke pipi Sally. “Jack…” ujarnya menepis tubuh kekasihnya “…aku masih memikirkannya.” “Tapi dia di atas sana, masih hidup! Sedangkan kita? Kita hanya tulang belulang tak berjiwa!” bentak Jack. “Aku masih punya hati” “Ahaha persetan, toh aku telah mengambilnya darimu,” tutur Jack sambil tersenyum penuh kemenangan. Dia tahu senyumannya mampu melunakkan hati Sally. Namun tidak untuk saat itu. “Kau juga yang mengambil jiwaku, dasar pembunuh,” ungkap Sally sambil bangun dari tempat tidur. “Tapi toh aku menyusulmu agar kau tak sendirian,” jawab Jack.


Sally merapikan rambutnya dan termenung. “Dengar, Sally… kita saling mencintai. And I will take what's mine, create what God would never design,” ucap Jack dengan nada menghibur. Sally tersenyum. Perasaannya kini campur aduk “…seandainya kita bertemu lebih awal,” harap Sally “Lantas, apa bedanya?”


Inspired by “A Little Piece of Heaven” by Avenged Sevenfold and Tim Burton’s “Nightmare Before Christmas” of course :D

Kedoya, 2 November 2011

Thursday, 27 October 2011

Hocus Cobus Pocus







Happy Birthday my favorite drummer,

Cobus Potgieter!!

Tuesday, 7 December 2010

Balada Pra Sidang Skripsi

Suatu hari sebelum sidang, saya berbincang dengan teman (baca: ikan) mengenai powerpoint skripsi milik teman kami yang mendapat nilai A...


-mungkin bersambung-

Kebon Jeruk, 8 Desember 2010
Sunday, 21 November 2010

Can't Avoid This...


Jreeeenggg..... jrrreeeeenngg....!!
this is the announcement that made my heart stop beating for a while

then, I realized that my desk has changed into this...


Thursday, 11 November 2010

Selamat Jalan Maku...


There you are sleeping in your favourite style and place
you're not the cutest
but you are the most chubby and clumsy hammie I ever had -___-"
and yes, the laziest one.
I just never thought you'll spend your last breath in the same style, same place
bye, maku :'(
Thursday, 30 September 2010

Teori Pro-labil-itas T-Virus


Saya pernah posting tentang zombie sebelumnya. Disana saya berpikir bahwa zombie bisa diciptakan dan benar-benar ada. Sebelumnya, jika anda berharap tulisan ini membahas mengenai pemikiran ilmiah dan intelek, sebaiknya anda berhenti membaca. Saya akan membahas mengenai fenomena T-Virus dikalangan film Resident Evil (yes, semua ini akibat menonton resident evil: afterlife). T-Virus buatan umbrella corps tersebut membuat makhluk-makhluk yang terinfeksi kemudian memiliki kekebalan tubuh super namun tidak diimbangi dengan kekebalan otak. Dengan kata lain, tubuh masih hidup tapi otak sudah mati. Bisa makan tapi tidak bisa berpikir apa yang mereka makan. Dan yang menyebalkan, they eat flesh..

Kita mengenal 3 makhluk hidup di bumi: manusia, hewan tumbuhan. Lalu, yang manakah yang terjangkit T-Virus?

A.      Manusia
Manusia sudah pasti bisa terkena T-Virus. Lah yang pemeran utamanya manusia toh. Penularannya adalah lewat gigitan. Jadi, manusia yang tergigit zombie maka lama kelamaan akan menjadi another undead, dan melanjutkan perjalanan hidup dengan mencari manusia lain untuk dimakan.

Disini kita bisa memetik pelajaran tentang bagaimana jika menjadi korban zombie merupakan suatu yang tidak bisa dihindarkan lagi:
-          Pilihan 1: Berdiam dirilah. Setelah bertobat pada Tuhan (jika percaya), membereskan hutang-hutang semasa hidup, berdiamlah. Biarkan zombie-zombie itu memakan tubuhmu sampai tak bersisa licin tandas. Maka hidupmu akan diteruskan di alam lain.
-          Pilihan 2: Jika anda tidak yakin kehidupan berikutnya akan cemerlang (misal: masuk neraka jika percaya) cobalah bertahan dengan kabur setelah digigit zombie. Yang terjadi adalah, kalian terinfeksi lalu menjadi sesama zombie. Hidup kalian akan diteruskan dengan bersaing dengan sesama zombie untuk mendapatkan manusia segar. Lucky to you, zombie doesn’t eat another zombie. Ini membuktikan, zombie masih lebih mulia daripada Sumanto.

B.      Hewan
Di dalam film-film resident evil, ada beberapa spesies dari kingdom animalia yang terjangkit T-virus. Yaitu..

Gagak (aves)

Dan gukguk (mamalia)

Tidak diceritakan apakah hanya gakgak dan gukguk jenis diatas yang memang penampilannya menakutkan, atau juga menjangkiti jenis lain yang lebih bersahabat seperti:

Bekbek (aves)

Dan gukguk lucu (mamalia juga)

Tidak pula dijelaskan T-virus tersebut menyerang hewan avertebrata seperti semut, nyamuk atau keong. Karena jika T-virus menyerang mereka, bisa dibayangkan betapa luas penyebarannya. Di kebon, kita sering digigit semut. T-virus berkembang seperti DBD karena nyamuk. Keong pun akan menjadi tersebar luas setelah menjadi keong racun. Sungguh virus yang labil.

Keong racun

C.      Tumbuhan
Sampai saat ini belum ada tumbuhan yang terjangkit T-virus. Kecuali mungkin zombie-zombie itu mengalami gangguan pencernaan, lalu mereka mencoba makan salad. Mungkin di episode berikutnya bisa diceritakan tumbuhan selada yang memakan manusia.

selada

Itulah hal-hal mengenai T-Virus yang labil. Mau menginfeksi satu tapi tidak mau menginfeksi yang lainnya. Demikian ceramah dari saya. I hate zombies, apapun bentuknya…

Kebon Jeruk, September 2010
Monday, 23 August 2010

Tuhan, Aku Hendak Mengeluh

Tuhan...
mungkin Kau lelah dengan pertanyaan "mengapa" sehingga Kau tak pernah menjawabnya secara lugas
aku tahu Kau pun lelah dengan keluhan-keluhanku yang mengalir tak habisnya bak mata air keruh..

Maaf, tapi ku hendak mengeluh lagi.
Aku takkan memulai dengan kalimat "Apa salahku?" tapi lebih kepada "Apa yang membuatku spesial?"
Apa yang membuatku spesial di mataMu, Tuhan? Sehingga kau membebankan tanggung jawab sebesar ini?

Kau pasti tahu ini tentang apa, karena aku langganan mengeluh dalam hal ini
Kenapa kau posisikan aku sebagai si sulung, si pemegang keputusan?
tak lupa Kau kurung aku dalam bui "tanggung jawab" karena jika ku lari dari bui mu, maka label pengecut akan setia bertengger di punggungku.

Kau letakkan aku di dua jurang yang sama dalamnya, yang satu tak lebih baik dari lainnya.
Tapi Kau lupa memberiku sayap untuk menghindar.
Entah apa yang Kau sembunyikan dariku, akan jadi apa aku nanti jika salah mengambil keputusan.


"What doesn't kill you, makes you stronger"
HambaMu ini mungkin mengeluh, tapi tidak menyerah

Kebon Jeruk, 24 Agustus 2010
Wednesday, 26 May 2010

(Bukan) Teori Hujan

Mereka turun perlahan dari langit membawa perubahan pada diri manusia. Ya, seperti sindrom-sindrom kesepian mungkin, atau galau, atau sunyi. Tapi perasaan kesepian, galau dan sunyi ini dalam konteks yang menyenangkan.



Mungkin perubahan suhu akibat hawa sejuk yang dibawanya membuat nyaman dan menciptakan rasa ingin berkumpul dengan orang-orang yang dicintainya. Jika kebetulan orang itu tidak bersama, maka perasaan kesepian itu kemudian muncul.



Mungkin aroma tanah basah menaklukan neuron dalam otak dan mengaktifkan memori-memori lawas tentang orang yang dikasihinya dan apa-apa saja hal-hal menyenangkan yang dilakukan bersamanya. Jika kebetulan orang itu tidak ada, maka muncul perasaan galau.



Mungkin suara percikan dan gemuruh khas nya saat menyentuh tanah membuat suasana lebih ramai. Ya, mereka memang berisik. Namun toh telinga kita menikmatinya, seolah diberi ruang pribadi untuk menikmati kesunyian. Kesunyian dalam gemuruh hujan.



Sedikit tentangnya. Sedikit tentang perasaanku terhadapnya, "Aku mencintaimu hujan"
Thursday, 20 May 2010

3/4 (Tiga per Empat)

"Heh..!! minggir-minggir..!! ngapain kau disitu?" ujarku saat melihat dia berada di 3/4 gang sempit yang sedang berusaha kulalui.

Aku mulai memperlambat langkahku..
dari lari menjadi berjalan
dari berjalan menjadi melangkah perlahan

lalu berhenti.

Dia berada tepat didepanku, memandang mataku dan membisu
"Permisi, jangan disini, jangan di 3/4 jalanku, masa depan tinggal seperempat lagi dan kau menghalangi jalanku" ujarku mulai kesal

Lalu dia tersenyum, manis sekali
Membuatku terlena sampai tidak ingin berjalan lagi, apa lagi berlari.

Dia bukan laki-laki, bukan pula perempuan.
Dia tidak buruk rupa, tidak pula rupawan

tapi dia memesona..

kusapa dia dan menanyakan namanya..
"Kau siapa? berani-beraninya menghalangi jalanku"
dia mengucap satu kalimat..
"Aku keadaan..."


(dedicated to my abandoned thesis at 3/4)
Kebon Jeruk, 20 Mei 2010
Thursday, 11 March 2010

Menguping Senja I

"Pekerjaan gua berat banget... Gua ngerasa orang lain bisa tapi gue enggak" ujar seseorang yang duduk di sebelahku saat busway ini merangkak pelan ke halte berikutnya. "Temen gue, si fadil, mau nyariin gue kosan, dibayarin pula. Kata dia, yang penting dekat dengan kantor, dan gue bisa kerja. Gila, gue utang segala macem sama dia" ucapnya setengah berbisik kepada temannya, namun tetap saja tertangkap daun telingaku. "Menurut lo, mending gue berhenti aja dari kerjaan ini atau enggak?" tanyanya kepada temannya. Temannya itu kemudian menjawab...

"Jangan merobohkan tembok yang sudah susah-susah lo buat..."

Lelaki yang duduk disebelahku diam menyerap kata-kata kawannya itu. Kalau ku boleh terka, mungkin dia sedang mengerenyitkan dahi.. "Ya..." lanjut temannya..

"Kita tidak pernah tahu bentuk rumah yang kita bangun nantinya. Kalau sejak awal lo robohin terus tembok itu, rumah lo gak akan pernah jadi..."

Aku tersenyum mentertawakan kesunyian yang diciptakan lelaki yang duduk disebelahku. Kata-kata temannya nampaknya sudah menancap di batinnya sehingga dia terdiam dan merenung. Ya, akupun merasakan hal yang sama :)

Kebon Jeruk, Maret 2010
Sunday, 24 January 2010

Dalam Semangkuk Pempek

Saya menemukan satu sterofoam kecil berisi pempek dengan berbagai jenis di kulkas untuk cemilan
Lalu saya potong kecil-kecil dan saya kelompokkan menjadi 3 bagian sama rata...


"iah" (saya)
"imam" (adik saya)
"ilham" (adik saya juga)


lalu saya goreng bagian 'iah' dan menyimpan sisanya ke dalam kulkas...



Saya sedikit teringat dengan percakapan dengan seorang kawan (atau pacar) tentang keadilan yang menurutnya tidak pernah ada
"Keadilan hanya dirasakan orang-orang kaya
Bagi orang miskin, keadilan baru dirasakan jika melihat orang lain yang miskin dan cacat
Dan seterusnya melihat kebawah"
Kami pun berdebat santai, dan meskipun saya tidak menyukai debat, saya menghargai pendapatnya tanpa memojokkan pendapatku sendiri.

"Definisi keadilan pada masing-masing orang berbeda tergantung kepada pengetahuan yang mereka miliki. Jika orang miskin tidak pernah tahu tentang kehidupan orang kaya, maka mereka akan menganggap hidup ini adil" kataku
"Tidak juga, Einstein tidak pernah merasa mendapat keadilan, keadilan itu tidak ada. Jika ada, apa contohnya?" katanya

"....." saya diam




Saya menaburkan abon ikan diatas pempek yang baru matang tadi,
tidak lebih dari sepertiga bagian. Karena di plastiknya seolah tertulis untuk iah, imam dan ilham


Keadilan itu ada, sayang.
Meskipun hanya dalam semangkuk kecil pempek dan abon ikan :)

Monday, 21 December 2009

Titik Balik

Gerimis kecil memanggil saat kubangun tidur
Sekilas aku mendengar kamu berbicara
Seperti malam lalu..

”Hmm targetku sih 4 tahun lagi, itupun kalo cewekku mau. Lagian biar dia bisa lulus dan cari kerja dulu lah”

Mengingatkanku pada posisiku
Aku sedang jalan ditempat
Memandang cahaya jauh di depanku
Ingin kesana dan berlari cepat

Saat ini akulah seorang pemimpi yang minim usaha, kawan!
Jangankan berkarir dan membina keluarga
niat dapat ijazah saja tak kunjung ada!

Kusempatkan melihat belakang
Kepingan waktu memenuhi tempat sampah benakku
Mereka terbuang percuma disana

Kuambil sekeping waktu didepanku dan kukantongi
Menyeduh sebuah coklat panas kemudian memandang layar

Aku mulai mengetik,

”Bab I ...”

Kebon Jeruk, Desember 2009
Monday, 7 December 2009

I Dream about Zombie!

Tadi malam saya mimpi dikejar-kejar zombie. Diantara zombie-zombie itu turut serta berbagai orang terkenal seperti Bee Gees (you know... group of singer that sing "stayin' alive" in the high-pitched voiced), beberapa pemain bola, dan lain sebagainya. Dan ya, mereka adalah zombie. Dalam mimpi itu, ada salah seorang zombie yang merelakan tubuhnya saya setrum, tapi ternyata dia malah menjadi punya kekuatan listrik. Alamak! makin takut saja saya.

Saya memang takut zombie, karena diantara makhluk horor lain, zombie paling nyata dan bisa benar-benar ada karena adanya rekayasa genetika. Seperti dalam film Resident Evil misalnya, dimana zombie tercipta karena adanya virus T buatan Umbrella corp yang sebenarnya digunakan untuk antibodi, malah membuat mayat bisa hidup lagi tentunya tanpa dibarengi 'kehidupan' pada otaknya. Tapi kenapa mereka makan manusia normal ya? bukan sesamanya.

Lalu saya mencari makna mimpi tersebut dari sebuah majalah dan saya bingung harus mengategorikan 'mimpi dikejar zombie' sebagai:
a. Mimpi dikejar atau dibunuh penjahat
b. Mimpi dikejar hewan buas
c. Mimpi melihat monster atau hantu, atau
d. Mimpi bertengkar hebat dengan orang lain

Dan arti mimpi-mimpi diatas adalah:
a. Mimpi dikejar atau dibunuh penjahat
"Karena seringnya tertimpa masalah, lalu hilang semangat dan putus asa." Secara kriminologis, menjadi zombie itu bukan kejahatan, penyimpangan, kenakalan, apalagi pelanggaran undang-undang. Sepertinya makna mimpi ini kurang tepat.

b. Mimpi dikejar hewan buas
"Digigit ular artinya akan bertemu jodoh." Too bad zombies are not snakes *ngarep mode on*. Yang ini lebih ngaco.

c. Mimpi melihat monster atau hantu
"Bisnis akan berjalan lancar" Zombie memang monster... agak maksa... tapi boleh deh

d. Mimpi bertengkar hebat dengan orang lain
"Kita terlalu cepat memutuskan sesuatu tanpa memikirkan baik buruknya." Orang lain? Zombies are not a people! They WERE people.

Jadi, saya putuskan untuk memaknai mimpi melihat monster atau hantu, yang berarti "Bisnis akan berjalan lancar" Hore, arti yang bagus! Tapi ada satu masalah yaitu: Saya tidak punya bisnis apa-apa...


Zombies.... I hate Zombies apapun bentuknya
Terima kasih telah membaca postingan aneh ini

Thursday, 26 November 2009

Aku Benci Jatuh Cinta

Aku benci jatuh cinta
Lebih sakit daripada jatuh dari motor
Lebih sesak daripada tenggelam dibawah gunung es

Karena aku menjadi sangat peduli
Menjadi lebih takut apa-apa terjadi padamu
Menjadi lebih curiga akan segalanya
Ya, karena kamu memenuhi kapasitas otakku

Aku benci jatuh cinta
Karena yang namanya jatuh selalu pastilah sakit
Dan aku tidak tahan sakit, apalagi sakit yang lama sembuhnya

Aku benci menahan diri untuk tidak memikirkanmu
Padahal aku hanya ingin kau mengawali dialog singkat tentang apapun bersamaku
Ah, aku tau itu kekanakan kawan... Aku tahu!
Aku hanya ingin tahu seberapa apa arti 'ku'

Aku benci jatuh cinta karena aku takut
Takut kecewa, takut salah langkah, takut jatuh....

......lagi......

Kebon Jeruk, November 2009
Saturday, 21 November 2009

Stuck in The Room

Hore!!! Jelly Lens pesanan akhirnya datang juga :D
Langsung dipake, dan ini hasilnya...


..wardrobe.. with fish eye lens


..melodic earplug.. by close up lens


...trinity... by tri image lens

absurd kan?? hahah Enjoy :D
Tuesday, 3 November 2009

I Love Jstor


Malam ini
Aku menatap dirimu tiada henti
Aku bersamamu sepanjang hari ini
Berkelana dalam setiap inci dirimu


Terima Kasih Jstor



...jeritan hati mahasiswa belum kelar tugas...
Sunday, 25 October 2009

They're Not a Toys

suatu saat di bus, saya harus berdiri di depan 3 orang perempuan usia 20an yang asik bergosip...

perempuan 1: eh,lu jadian sama si A ya?
perempuan 2: iya.. hahaha
perempuan 3: tapi bukannya lu lagi deket sama si B ya?
p2: iya, masih kok
p1: terus si A gak marah?
p2: marah sih, tapi biarin aja, gw kan sukanya sama si B
p3: kenapa gak jadian aja sama si B?
p2: pengennya sih gitu, tapi gw penasaran aja jadian sama si A, abis kayanya asik
p1: trus kalo si B nembak lo gimana?
p2: ya, terima aja dulu. Ntar bandingin deh enak mana....

Kadang seseorang tidak sadar betapa beruntungnya dia
Boys are not a toys, princess :)

author

author

About Me

My Photo
farichah
chirpy duckling, petrichor addict, criminal mind, a rookie writer, believed that zombies are exist
View my complete profile

scrap

scrap

once upon

once upon

Friends

follow or not

follow or not

Followers

visitor

visitor

Tinggalkan jejak anda...

doodle

doodle
Powered by Blogger.